Cara Mengobati Penyakit Liver
Penyakit hati yang merupakan adaptasi dari penyakit hepatitis dan dari gejala penyakit lainnya.
Umumnya penyakit apapun timbul dari kesalahan diri kita akan pola
hidup, pola makan dan kebiasaan yang buruk dan kurang baik yang kita
terapkan, tak hanya itu terkadang kebersihan diri dan lingkungan juga
menjadi faktor pemicu terjadinya atau seseorang mudah terjangkit
berbagai macam penyakit, mulai dari penyakit dalam kategori paling
ringan sampai kronis.
Banyak faktor penyebab yang menjadi pemicu utama seseorang
terserang penyakit, faktor penyebab yang paling banyak, diantaranya
adalah :
1. Faktor lingkungan
Faktor lingkungan yang terdiri dari kebersihan akan diri pribadi dan
lingkungan sekitar tempat tinggal yang dirasa kurang nyaman, kurang
bersih dan sebagainya menjadi salah satu pemicu utama seeorang dengan
mudah terserang penyakit. Misalnya dari kurangnya perhatian terhadap
kebersihan akan makanan, kebersihan tubuh dsb. Segala macam virus,
bakteri, dan jamur mudah sekali masuk ke dalam makanan.
2. Faktor Psikologis
Faktor psikologis atau psikis seperti stress, depresi juga menjadi
faktor penyebab umum yang paling banyak terjadi pada seseorang, misalnya
ketika mengalami suatu masalah kemudian berakibat pada kondisi fisik
yang semakin menurun memudahkan penyakit datang dan hinggap pada diri
kita.
3. Kebiasaan buruk
Kebiasaan buruk juga menjadi alasan utama mengapa penyakit mudah
hinggap pada tubuh sesseorang seperti merokok, minum alkohol, minuman
bersoda, makanan cepat saji, makanan yang banyak mengandung pengawet,
bahan pewarna makanan kimia dsb. Jelas menjadi faktor utama yang
penyakit mudah datang. Akibat dari kebiasaan buruk ini memicu datangnya
penyalkit, seperti diabetes mellitus, stroke, serangan jantung,
obesitas, penyakit gangguan fungsi hati atau liver dsb.
Cara pencegahan dan pengobatan yang paling mudah dilakukan adalah
dimulai dari diri sendiri membiasakan dan menerapkan pola makan, gaya
hidup yang sehat, menerapkan kebiasaan yang sehat, menghindari atau
mengurangi kebiasaan buruk dsb.
Berikut ini beberapa tips mudah yang dapat dilakukan sebagai upaya pencegahan dan pengobatan untuk penyakit liver, diantaranya :
1. Menjaga kebersihan diri dan lingkungan
Selalu membiasakan diri dari hal yang paling kecil namun memiliki
fungsi dan manfaat yang baik, seperti membiasakan diri untuk mencuci
tangan sebelum dan sesudah menyentuh sesuatu dengan menggunakan sabun
khusus pembersih tangan (hand soap) agar bakteri dan kumanyang bersarang
pada kulit tangan mati.
Menjaga kebersihan lingkungan sekitar tempat tinggal mulai dari dalam
rumah membiasakan untuk menyediakan tempat pembuangan sampah kecil,
menutup makanan dengan tudung saji, kebersihan dari kamar kecil (toilet)
dsb.
2. Rajin mengkonsumsi air mineral minimal sehari 8-10 gelas atau setara dengan 1,5-2 liter per hari atau disesuaikan dengan kebutuhan tubuh dan kondisi kesehatan anda.
3. Menghindari makanan yang banyak mengandung lemak jenuh dan bahan pengawet.
Lemak memang dibutuhkan oleh tubuh sebagai salah satu sumber energi
penting dalam tubuh, namun kebutuhan lemak dalam tubuh tetap harus
terkendali dan diseimbangkan dengan kebutuhan gizi dan nutrisi lainnya.
Bila tubuh banyak menyimpan dan menimbun lemak maka akan berakibat pada
penurunan salah satu fungsi organ tubuh dan mudah terserang penyakit.
Hindari makanan seperti makanan yang banyak menggunakan santan, makanan
pedas, makanan yang menggunakan bahan pewaran kimia dan bahan pengawet
makanan biasanya terdapat pada makanan dalam kemasan atau siap saji yang
sudah lama pengolahannya.
4. Banyak mengkonsumsi sayur dan buah
Buah dan sayur merupakan sumber energi yang mengandung gizi, mineral,
zat besi, magnesium, vitamin dan sumber nutrisi lainnya yang terkandung
dalam buah dan sayur. Dengan rajin mengkonsusmi yang banyak mengandung
vitamin A, B, C dan D serta vitamin lainnya. Buah yang aman dikonsumsi
bagi penderita penyakit liver atau hati seperti buah pepaya, jeruk,
pisang, apel, mangga dan macam buah lainnya dan yang harus dihindari
adalah buah nanas, nangka, durian. Ketiga buah tersebut mengandung zat
yang dapat menyebabkan gangguan pada lambung dan hati.
5. Menerapkan dan menyeimbangkan nilai gizi yang dibutuhkan tubuh
Mengkonsusmsi makanan yang diperkaya dengan karbohidrat, protein, zat
besi dan zat gizi lainnya sangat penting dibutuhkan tubuh. Dengan
menyeimbangkan kebutuhan akan gizi dan nutrisi dalam tubuh, misalnya
ikan, telur, roti, gandum, nasi merah, kacang polong, kacang merah dsb.
Tentunya semua itu harus di imbangi dengan gaya hidup, kebiasaan hidup
yang baik dengan menghindari kebiasaan buruk.
Satu hal yang paling penting bagi penderita yang terdiagnosa
terserang penyakit hati adalah menghindari makanan dengan selera pedas,
menghindari makanan yang mengandung rasa masam, hindari penggunaan saus,
mengurangi kebiasaan minum air dingin, gorengan dan jenis makanan
lainnya.
6. Istirahat yang cukup minimal 6-7 jam per hari
7. Olahraga yang teratur setiap harinya disesuaikan dengan kemampuan dan kondisi kesehatan anda minimal 2 kali dalam seminggu minimal 1-2 jam per session.
8. Mengkonsumsi suplemen tambahan yang aman tanpa
efek samping apapun, sebagai salah satu upaya membantu memperkuat sistem
imun atau pertahanan diri dan tubuh dari serangan penyakit. Disarankan
mengkonsumsi suplemen herbal yang dipercaya aman, dan memiliki khasiat
terpercaya.
9. Melakukan konsultasi dan peameriksaan lebih dini dengan dokter terkait, jika anda teridentifikasi terserang penyakit hati untuk mendapatkan penangganan lebih lanjut.
10. Jika sudah teridentifikasi atau tervonis mengalami
gangguan fungsi hati kronis, dokter akan menyarankan melakukan operasi
pembedahan atau transplantasi hati.
Namun menurut suatu informasi operasi pembedahan atau transplantasi
hati dinilai tak selalu berhasil, kemungkinan buruk yang mungkin terjadi
adalah efek samping setelah dilakukan operasi pembedahan dalam kurun
waktu yang cukup lama.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar